11. Apakah yang dimaksud dengan elektronika daya?
Elektronika daya adalah ilmu yang meliputi
switching, pengontrolan dan pengubah (konversi) blok-blok yang besar dari daya
listrik dengan menggunakan sarana peralatan semikonduktor.
12.
Apakah itu power electronic converter?
Power electronic converter adalah suatu alat
untuk mengkonversikan daya listrik dari satu bentuk ke bentuk daya listrik
lainnya.
13.
Bagaimana prinsip kerja dari konversi ac ke dc?
(berikan contoh rangkaian)?
Pengkonversi
tegangan AC ke DC disebut juga sebagai rectifier atau penyearah gelombang.
Komponen utama dalam rectifier
adalah diode yang dikonfigurasikan secara forward bias. Dalam
sebuah power supply tegangan AC rendah, sebelum tegangan AC tersebut diubah
menjadi tegangan DC, maka tegangan AC tersebut perlu diturunkan menggunakan
trafo step-down. Ada 3 bagian utama penyearah gelombang pada power supply,
yaitu transformer, diode, dan kapasitor. Penyearah gelombang ini dibagi menjadi
2, yaitu :
- Penyearah
setengah gelombang (half-wave rectifier): Rectifier ini menggunakan 1 buah
komponen utama dalam menyearahkan gelombang AC. Prinsip kerjanya adalah
mengambil sisis sinyal positif dari gelombang AC dari transformator. Pada saat transformator
memberikan outout sisi positif daari gelombang AC, maka diode dalam keadaan
forward bias sehingga sisi positif dari gelombang AC tersebut dilewatkan dan
pada saat transformator memberikan
sinyal sisi negative, gelombang AC maka diode dalam posisi reverse bias,
sehingga sisi negative tegangan AC tersebut ditahan atau tidak dilewatkan.
- Penyearah gelombang penuh
(full-wave rectifier): Prinsip kerja dari penyearah gelombang penuh
ini adalah menggunakan 4 dioda.
Pada saat output transformator memberikan level tegangan sisi positif,
maka D1,D2 pada posisi forward bias dan D4,D3 pada posisi reverse bias.
Kemudian paada saat output transformator memberikan level tegangan sisi
puncak negative, maka D3,D4 pada posisi forward bias dan D1,D2 pada posisi
reverse bias sehingga level tegangan sisi negative tersebut dialirkan
melalui D3,D4.
14.
Bagaimana prinsip kerja dari konversi ac ke ac?
(berikan contoh rangkaian)?
Cycloconverter adalah rangkaian elektronika
daya yang dapat mengubah gelombang masukan AC dengan frekuensi tertentu ke
gelombang keluaran AC dengan frekuensi yang berbeda. Pada Figure 1(a) dapat
dilihat rangkaian daya cycloconverter satu phasa. Untuk lebih mudah memahami
kerja rangkaian ini sehingga dapat menurunkan frekuensi sumber adalah dengan
cara membagi topologi ini menjadi 2 buah rangkaian konverter tyristor-P dan
rangkaian konverter tyristor-N yang bekerja secara bergantian, seperti terlihat
pada Figure 1(b). Konverter tyristor-P bekerja untuk membentuk arus keluaran
pada saat periode positip-nya, sedangkan konverter tyristor-N bekerja setelahnya
untuk membentuk arus keluaran pada periode negatif arus keluaran.

Pada Figure 2 terlihat bahwa untuk mengubah sumber
tegangan AC 50Hz menjadi frekuensi yang lebih rendah (16,67Hz), rangkaian
konverter tyristor lengan kiri bekerja sedemikian rupa dengan memainkan sudut
penyalaannya selama 1,5 periode sumber. Konverter tyristor lengan kanan bekerja
setelahnya.
15.
Bagaimana prinsip kerja dari konversi dc ke dc?
(berikan contoh rangkaian)?
Chopper dc dapat
digunakan sebagai trafo dc untuk menaikkan atau menurunkan tegangan dc yang
tetap. Chopper dapat dioperasikan pada frekuensi yang tetap atau pada frekuensi
yang berubah-ubah. Chopper dengan frekuensi yang berubah-ubah membangkitkan
harmonis pada frekuensi variabelnya sehingga untuk mendesain filternya menjadi sulit
sehingga hopper dengan frekuensi yang tetap sering digunakan. Konverter dc-dc
artinya mengubah tegangan dc yang tetap menjadi sumber tegangan dc yang
bersifat variabel.
Prinsip Operasi Chopper
Step Down :
Ketika saklar SW ditutup selama
waktu t1, tegangan masukan Vs muncul melalui beban. Bila saklar tetap off
selama waktu t2, tegangan melalui beban adalah nol. Bentuk gelombang untuk
tegangan keluaran dan arus beban bias dilihat pada gambar diatas.
16.
Bagaimana prinsip kerja dari konversi dc ke ac?
(berikan contoh rangkaian)?
Inverter adalah perangkat elektrik yang digunakan
untuk mengubah arus listrik searah (DC) menjadi arus bolak balik (AC). Keluaran
inverter dapat berupa tegangan yang dapat diatur dan tegangan yang tetap,
sumber tegangan input inverter dapat menggunakan battery, cell bahan
bakar, tenaga surya, atau sumber DC lain. Tegangan output yang dihasilkan
adalah 120V 60 Hz, 220V 50 Hz, 115V 400 Hz.
Bila posisi sakelar yang On : 1. S1 dan S2 +
VDC 2. S3 dan S4 – VDC 3. S1 dan S3 0 4. S2 dan S4
0 Jika posisi sakelar ada pada posisi 1, maka R akan dialiri
listrik dari arah kiri ke kanan. Jika sakelar pada posisi ke dua, maka R akan
mendapatkan aliran listrik dari arah kanan ke kiri, inilah prinsip arus bolak
balik (AC) pada satu perioda yang merupakan gelombang sinus setengah gelombang
pertama pada posisi positif dan setengah gelombang kedua pada posisi negatif.
Prinsip kerja inverter dapat dijelaskan dengan menggunakan 4 sakelar, seperti
ditunjukkan pada Gambar . Bila sakelar S1 dan S2 dalam kondisi on maka akan
mengalir aliran arus DC ke beban R dari arah kiri ke kanan, jika yang hidup
adalah sakelar S3 dan S4 maka akan mengalir aliran arus DC ke beban R dari arah
kanan ke kiri.
Inverter
dapat diklasifikasikan menjadi 2 macam :
- inverter 1 fasa.
- inverter 3 fasa.
17.
Tahap-tahap yang diperlukan untuk merancang
elektronika daya?
Ada beberapa tahapan yaitu:
- Simulasi rangkaian dengan software
simulasi rangkaian elektronika,
- Pengecekan rangkaian yang
sebenarnya dengan protoboard atau breadboard,
- Pembuatan rangkaian yang sudah
benar pada PCB.
18.
Apa yang dimaksud dengan efek peripheral dari
peralatan elektronika daya?
Sebuah perangkat elektronika daya biasanya
mempunyai efek medan magnet atau listrik sehingga akan mempengaruhi perangkat
yang berada disekitarnya.